Sabtu, 10 November 2007

Akar-akar Liberalisme di Indonesia

Luthfi Assyaukanie

Source: TUK, Jakarta, 27 January 2006

“Liberalisme Islam” atau “Islam liberal” adalah salah satu karakterisasi terhadap gerakan kebangkitan Islam yang dimulai sejak abad ke-19. Istilah ini merujuk kepada sikap umum para pembaru Muslim dalam menghadapi kondisi umat Islam, khususnya dalam bidang pemikiran. Istilah “liberal” sendiri baru digunakan belakangan. Paling tidak sejak tahun 1950-an, ketika para sarjana di Barat mulai banyak menulis tentang fenomena modern kebangkitan Islam.
Sejauh pengetahuan saya, sarjana Barat pertama yang secara spesifik menggunakan istilah “liberalisme Islam” adalah Wilfred Cantwell Smith, ahli Islam asal Kanada yang dikenal sangat simpatik. Smith menggunakan istilah ini dalam bukunya Islam in Modern History. Kata ini digunakan Smith untuk merujuk kecenderungan intelektualisme dan humanisme dalam pemikiran Islam modern.
Intelektualisme dan humanisme adalah inti dari gerakan liberalisme yang berkembang di dunia Barat. Penulis lainnya yang menggunakan istilah “liberal” adalah Albert Hourani, sarjana Inggris keturunan Palestina, dalam bukunya yang terkenal, Arabic Thought in the Liberal Age. Hourani memang tidak secara spesifik menggunakan istilah “Liberal Islam,” tapi istilah “Liberal Age” yang digunakannya dalam konteks pemikiran bangsa Arab juga mencakup pemikiran Islam secara umum.

http://www.assyaukanie.com/papers/akar-akar-liberalisme-di-indonesia

Tidak ada komentar: